
MUATAN : IPS, IPA & SBDP
TEMA/SUBTEMA : 7/1
PEMBELAJARAN : 3
KELAS/SEMESTER : IV/II
TAHUN AJARAN : 2019/2020
1. Muatan IPS
BHINEKA TUNGGAL IKA
Bhineka Tunggal IKa merupakan semboyan Bangsa Indonesia dan tertulis pada lambang negara. Frasa ini berasal dari bahasa Jawa kuno artinya 'Berbeda-beda tetapi tetap satu'.
Pada hakikatnya Bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan persatuan dan kesatuan yang terjadi diwilayah Indonesia, dengan keberagaman penduduk Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku, bahasa daerah, ras, agama, dan kepercayaan, lantas tidak membuat Indonesia menjadi terpecah-belah. Melalui semboyan ini, Indonesia bisa dipersatukan dan semua keberagaman tersebut menjadi satu bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bagaimana sejarah awal mengenai Bhinneka Tunggal Ika? Berikut sejarah serta maknanya.
Sejarah Bhineka Tungggal Ika
- mempersatukan bangsa Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku, ras, agama
- menghambat semua konflik yang didasari atas kepentingan pribadi maupun kelompok
- memiliki tujuan yang sama yaitu mempertahankan kesatuan
- mewujudkan cita-cita luhur bersama
- mewujudkan perdamaian bangsa
Perilaku yang Mencerminkan Perwujudan Persatuan dan Kesatuan dalam Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara. Penampilan perilaku yang mencerminkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika dapat dilakukan di berbagai lingkungan kehidupan yaitu dilingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
1. Di Lingkungan Keluarga
Didalam keluarga sebagai unsur terkecil masyarakat terjadi pergaulan yang akrab dan dinamis sehingga keutuhan dan kerukunan keluarga dapat terwujud, Beberapa sikap perilaku yang perlu dikembangkan dalam keluarga untuk memajukan pergaulan demi
keutuhan dan kesatuan, misalnya :
- Saling mencintai sesama anggota keluarga
- Mengakui keberadaan dan fungsi tiap-tiap anggota keluarga
- Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa salira
- Tidak memaksakan kehendak orang lain
- Adanya keterbukaan antar anggota keluarga
Dengan beberapa contoh pengembangan sikap prilaku seperti diatas maka kehidupan keluarga dapat berlangsung secara harmonis dan bila keluarga harmonis masyarakat juga harmonis dan selanjutnya bangsa dan negara dapat berkembang secara
harmonis dan dengan sendirinya persatuan dan kesatuan dapat terwujud sebaik-baiknya.
2. Di Lingkungan Sekolah
Sekolah sebagai suatu lembaga pendidikan memiliki misi khusus dalam mencapai tujuan
pendidikan nasional. Beberapa sikap perilaku yang menceminkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika, misalnya :
- Mentaati peraturan tata tertib sekolah
- Menghindari perselisihan maupun pertengkaran antar warga sekolah
- Tidak membeda-bedakan suku, ras, agama, dan antar golongan
- Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarwarga sekolah
- Menjaga nama baik sekolah
- Melaksanakan upacara bendera dengan khidmat dan disiplin
3. Di Lingkungan Masyarakat
Pengaruh lingkungan masyarakat terhadap pertumbuhan generasi muda sangat besar oleh karena itu sikap perlaku yang mencerminkan pesatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat yang ber Bhineka Tunggal Ika perlu di kembangkan, misalnya :
- Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat
- Setiap warga masyaraat menyelesaikan masalah sosial secara bersama-sama
- Bergaul dengan sesama warga masyarakat tidak membedakan-bedakan suku, agama, ras, ataupun aliran
- Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa
- Mengadakan bakti sosial di lingkungan masyarakat
Sikap perilaku yang mencerminkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan kenegaraan yang ber-Bhineka Tunggal Ika, misalnya :
- Mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan
- Memberikan kesempatan yang sama kepada suku bangsa untuk memperkenalkan kesenian daerahnya ke daerah lainnya.
- Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa
- Memberikan kesempatan yang sama kepada semua daerah untuk mengembangkan kebudayaan daerah lainnya.

2. Muatan IPA
Memahami Pengertian Gaya
Tahukah kamu kalau dalam sehari-hari kita sering melakukan kegiatan yang berhubungan dengan gaya. Misalnya pada saat kita menendang bola, membuka dan menutup pintu, mengayun sepeda itu berarti kita sudah melakukan gaya yang berupa tarikan atau dorongan. Gerakan menarik atau mendorong yang menyebabkan benda bergerak disebut sebagai gaya. Tidak hanya itu, selain gaya dapat menyebabkan benda bergerak, gaya juga dapat merubah bentuk benda. Misalnya ketika bermain plastisin, kita suka sekali membuat bermacam-macam bentuk benda seperti yang kita inginkan dengan cara menekan-nekan plastisin.
Gaya adalah tarikan atau dorongan pada suatu benda yang dapat merubah posisi bentuk pada benda diam menjadi bergerak.
sifat-sifat Gaya
- Gaya dapat membuat benda menjadi berubah posisi, contoh; mendorong meja, menendang bola, bermain tarik tambang, dan lain-lain.
- Gaya dapat membuat benda menjadi berubah bentuk, contoh: bermain plastisin, menggiling adonan krupuk, membuat bulatan bakso dan lain-lain.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Gaya
Benda dapat bergerak karena adanya gaya yang bekerja pada benda. Jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda maka benda tidak dapat bergerak atau berubah kedudukannya. Beberapa faktor yang mempengaruhi gerak suatu benda adalah adanya gaya gravitasi bumi dan tarikan atau dorongan yang terjadi pada benda.
a. adanya gaya gravitasi bumi
Kamu tentu pernah melihat buah mangga yang jatuh sendiri dari pohonnya. Jatuhnya buah mangga tersebut merupakan akibat adanya gaya tarik bumi yang disebut gravitasi. Gravitasi menyebabkan benda dapat bergerak jatuh ke bawah. Apabila kita melempar bola ke atas maka bola tersebut akan kembali ke bawah karena adanya gravitasi bumi.
b. dorongan atau tarikan
Pada bagian sebelumnya telah dibahas bahwa benda dapat bergerak karena adanya gaya yang berupa tarikan atau dorongan. Ember yang terikat dengan tali yang ada di sumur tidak dapat bergerak ke atas apabila tidak ditarik. Begitu pula mobil yang mogok akan bergerak apabila ada orang yang mendorongnya. Hal ini menunjukkan bahwa tarikan dan dorongan mempengaruhi gerak benda.
Macam-Macam Gaya Dalam Kehidupan Sehari-hari
- Gaya Otot
- Gaya Gesek antara Dua Benda
- Gaya Magnet
- Gaya Gravitasi
- Gaya Listrik
Pengaruh Gaya Terhadap Benda
1. Gaya Memengaruh Gerak Benda
kesimpulan : gaya adalah dorongan atau tarikan yang dapat merubah bentuk posisi pada benda. gaya memiliki berbagai jenis yaitu gaya otot, gaya gesek, gaya magnet, gaya listrik, gaya pegas dan gaya gravitasi. gaya memiliki sifat-sifat yaitu dapat merubah bentuk benda dan posisi benda.
3. Muatan SBDP
Mengenal Tanda Tempo Pada Nada
Tempo adalah ukuran kecepatan birama lagu. sedangkan tanda tempo adalah tanda yang digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan.
Tempo menjadi hal pokok dalam bermusik, jika tempo tidak tepat maka seorang penyanyi bisa saja akan menyanyi lebih cepat dari iringan musiknya. ukuran dari tempo adalah Beat. Beat merupakan ketukan yang menunjukkan banyaknya ketukan dalam satu menit. sebagai contoh apabila ada sebuah lagu dengan Beat MM 60, ini berarti dalam satu menit terdiri dari 60 ketukan.
Tempo pada lagu biasanya ditulis diatas sebuah lagu, baik pada lagu notasi balok maupun notasi angka. Musik pada dasarnya terdiri atas ketukan-ketukan. oleh karena itu, kecepatannya dapat diukur. Alat yang dapat digunakan untuk mengukur kecepatan lagu atau banyaknya atau banyaknya hitungan dalam satu menit disebut metronome maelzel, yang sering disingkat dengan istilah M.M.
Di sekolah akan ada biasanya pertanyaan oleh guru kalian "sebutkan tiga tanda tempo beserta artinya masing-masing?" , "Tuliskan jenis-jenis tempo"! , "Bagaimana pengelolaan tempo lagu?",
Tempo lagu dapat dibagi menjadi tiga macam-macam kelompok
1. lambat
2. sedang
3. cepat
Berikut ini istilah tanda-tanda tempo :
Tanda tempo lambat yaitu
1. grave (tanda tempo yang sangat lambat)
2. largo (tanda tempo lambat dan agung)
3. adagio (lambat)
4. lento (lebih lambat)
Tanda tempo sedang yaitu:
1. adante (sedang)
2. adantino (lebih cepat)
3. maestoso (agung dan mulia)
4. moderato (sedang agak cepat)
Tanda tempo cepat yaitu:
1. allegretto (agak cepat dan riang)
2. allegro (cepat)
3. vivace (lebih cepat)
4. presto (cepat sekali)
Berikut ini kita akan menyanyikan lagu daerah yang berasal dari suku Papua adalah lagu "Apuse". Lagu Apuse adalah salah satu lagu khas dari suku Papua yang memiliki tempo lagu Moderato (sedang agak cepat). "Apuse" adalah sebuah lagu daerah yang berasal dari Provinsi Papua. Lagu "Apuse" ini menceritakan tentang seorang cucu yang berpamitan kepada kakek dan neneknya. Cucu tersebut berpamitan karena hendak pergi merantau yaitu ke Teluk Doreri di Manokwari. berikut adalah lirik lagu Apuse.
Tugas
kerjakanlah soal-soal dibawah ini dengan baik dan benar!
1. Apakah yang dimaksud dengan gaya?
2. Tuliskan macam-macam gaya beserta contohnya masing-masing!
3. Apakah yang mempengaruhi pada gaya?
4. Saat Doni menendang bolanya melambung tinggi ke atas dan bolahnya jatuh ke atas permukaan tanah, maka hal tersebut merupakan contoh dari gaya?
5. Budi menendang bola dan Anton mendorong mobil, maka gaya yang dimiliki oleh kedua orang tersebut adalah gaya?
6. Apakah lambang Negara Indonesia?
7. Apakah arti dari Bhineka Tunggal Ika?
8. Tuliskan contoh perilaku mencerminkan Bhineka Tunggal Ika di Sekolah!
9. Tuliskan solmisasi pada lagu "Apuse"!
10. Tuliskan 8 istilah tanda tempo!
^Kerjakanlah dengan Jujur^
~Selamat Mengerjakan~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar